Menurut Direktur Utama PLN, Dahlan Iskan, sembilan gardu induk ini nantinya akan menampung listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga mini hydro (PLTMH) milik swasta.
"Banyak yang ingin membangun PLTMH tapi mereka bingung bagaimana menyalurkan listriknya ke para pelanggan. Makanya PLN akan anggarkan Rp 240 miliar untuk bangun sembilan gardu baru," kata Dahlan usai acara selamatan dimulainya pelaksanaan pembangunan PLTA Asahan III, di Desa Tangga, Kecamatan Aek Sonsongan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Jumat (14/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kami akan percepat supaya bisa dimulai tahun ini dan membantu atasi kesulitan mereka," jelas Dahlan.
Selain itu, Dahlan meyakini kondisi listrik di wilayah Sumatera Utara akan semakin membaik. Apalagi dalam waktu dekat PLTA Asahan unit 1 dengan kapasitas 2x90 MW akan segera beroperasi. Setelah PLTA Asahan unit 1 beroperasi, BUMN listrik ini juga berencana menghentikan pengoperasian PLTU Labuhan Angin selama dua bulan.
"Saya tidak mau PLTU itu operasinya angin-anginan. Setelah itu, tiga bulan lagi PLN bisa layani pelanggan baru yang sudah antre," tambah Dahlan.
(epi/dnl)










































