Ahmad Subur, salah seorang pedagang beras di Pasar Rawamangun menyatakan harga beras naik. Untuk bulan ini, harga beras per kuintal naik Rp 10 ribu.
"Jadi kalau per kuintal naik Rp 10 ribu, per kilonya naik Rp 100. Itu untuk semua jenis ya," ujarnya saat ditemui detikFinance di Pasar Rawamangun, Jakarta, Sabtu (15/5/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Baru terasa (harga beras naik) awal bulan ini. Itu karena Bulog terima gabah dari petani. Bulog kan sudah beli gabah dari petani. Nah, dia kan menyalurkan yang bagus-bagus," jelasnya.
Ahmad menyebutkan untuk beras Pandan Wangi kisaran harganya saat ini mencapai Rp 8 ribu/kg. Merek Cetra Bagus Rp 7 ribu/kg. Merek beras Saigon Rp 7 ribu/kg. Sedangkan IR 64 masih stabil pada Rp 5.500/kg.
Sebelumnya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) beras menyumbang deflasi 0,07% pada inflasi April 2010 ini. Hal ini disebabkan masih euforia panen. Gula pasir juga menyumbang deflasi karena harganya di bawah Rp 10 ribu/kg.
Untuk komoditas 9 bahan pokok lain, berdasarkan pantauan di pasar ini, harga stabil. Harga gula turun di bawah Rp 10 ribu. Sebelumnya, harga gula mencapai Rp 12 ribu.
Harga minyak goreng aman pada Rp 10 ribu/liter. Harga telur merosot turun dari Rp 13 ribu/kg menjadi Rp 12 ribu/kg. Margarin stabil pada harga Rp 18 ribu/kg untuk jenis blueband. Begitupun dengan susu yang masih kokoh di harga Rp 8.500/kaleng untuk merek Bendera.
Harga daging sapi pun tidak bergerak pada harga Rp 65 ribu/kg. Namun,terdapat sedikit kenaikan sekitar Rp 2 ribu pada harga daging ayam.
(nia/dnl)











































