Demikian disampaikan Vice President Eksternal Affairs PT Star Energi Sanusi Satar di sela acara Konvensi dan Pameran The Indonesian Petroleum Association (IPA) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (18/5/2010).
"Sudah tujuh bulan ini kami proses tapi hingga kini surat rekomendasi dari Gubernur masih belum keluar, padahal secara teknis dan administrasi tidak ada masalah," ujar Sanusi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemerintah pusat minta agar PLTP Wayang Windu unit 3 ini bisa beroperasi pada 2012, tapi kalau rekomendasi tidak turun-turun maka bisa molor setahun, bahkan dua tahun," ungkapnya.
Berdasarkan rencana yang dibuat, perseroan akan membuka tender rekayasa, pengadaan dan kontruksi (engineering, procurement and contruction/EPC) pembangkit tersebut akan dibuka pada bulan Juni mendatang. Perseroan sendiri sudah mengalokasikan dana sebesar US$ 250 juta untuk pengembangan proyek ini.
"Setelah unit 3 ini selesai, nanti unit 4 akan menyusul dengan kapasitas yang lebih kecil sekitar 60 MW," tukasnya.
(epi/dnl)











































