Dari pantauan detikFinance, Agus hadir sekitar pukul 19.00 WIB dengan mengenakan baju batik lengan panjang berwarna ungu. Nama Agus mencuat sebagai salah satu nama calon Menteri Keuangan pada saat-saat terakhir menjelang pengumuman nama Menteri Keuangan baru. Namun kabarnya Agus juga akan menempati posisi calon Gubernur BI.
Selain Agus, telah hadir juga di Cikeas yaitu Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Menteri Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, dan Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Selain mengumumkan nama Menteri Keuangan, Presiden SBY juga akan mengumumkan nama Wakil Menteri Keuangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada tahun 1986 beliau kemudian bergabung dengan Bank Niaga dan terakhir menduduki posisi sebagai Vice President, Corporate Banking Head, Corporate Banking Group.
Pada tahun 1995, beliau kemudian diminta untuk menjadi Direktur Utama PT Bank Bumiputera dan pada tahun 1998 ditugaskan sebagai Direktur Utama PT Bank Ekspor Impor Indonesia (Persero).
Selama kurun waktu tahun 1999 sampai dengan 2002, beliau bertugas sebagai Managing Director Bank Mandiri yang membawahkan berbagai bidang termasuk Risk Management and Credit Restructuring, Retail Banking dan Operations, dan terakhir memimpin bidang Human Resources and Support Services.
Pada bulan Oktober 2002, setelah menjabat sebagai Penasehat untuk Ketua BPPN, beliau ditugaskan menjadi Direktur Utama PT Bank Permata Tbk. Semenjak Mei 2005, beliau diminta untuk memimpin PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. sebagai direktur utama sampai sekarang.
Agus juga aktif dalam berbagai organisasi profesi termasuk sebagai Ketua Ikatan Bankir Indonesia semenjak bulan Desember 2005 dan hingga saat ini menjabat Ketua Umum HIMBARA sejak bulan Juni 2006.
Agus juga menjabat sebagai Ketua Dewan Penasihat Perbanas sejak bulan Juni 2006 untuk periode 2006-2009 dan periode 2009-2012 dan sebelumnya adalah Ketua Perbanas periode 2003 -2006. Beliau juga menjabat sebagai Ketua Bankers Club Indonesia dari tahun 2000 sampai dengan 2003.
Dia juga terpilih sebagai Anggota Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia periode 2008-2013 pada bulan Desember 2008. (dnl/qom)











































