Menurut Kepala Badan Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) R. Priyono, keberhasilan para kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) melebihi target produksi minyak pada bulan Mei, salah satunya didorong oleh pencabutan rencana pembatasan cost recovery dalam APBN-P 2010.
"Karena cost recovery tidak dibatasi jadi mereka lebih bersemangat berproduksi," kata Priyono dalam pesan singkatnya, Rabu (2/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BP Migas mencatat rata-rata produksi minyak nasional sepanjang tahun 2010 berada di kisaran 959.650 bph atau 0,55% di bawah target dalam APBN-P sebesar 965.000 bph. (status produksi hingga 25 Mei 2010-red).
Sementara, rata-rata produksi gas secara nasional sepanjang bulan Mei mencapai 9,184 juta kaki kubik per hari (million standard cubic feet per day/MMSCFD). Sedangkan rata-rata produksi gas nasional sepanjang tahun ini sebesar 8.855 MMSCFD.
(epi/dnl)











































