Fadel mengatakan, saat ini harga garam di tingkat petani hanya dihargai Rp 400 per kg sedangkan biaya produksinya mencapai Rp 350 artinya petani garam hanya mendapat selisih keuntungan Rp 50 per kg.
"Saya mengusulkan harganya diatas Rp 450," seru Fadel di kantor kementerian perindustrian Kamis (17/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harus berani membuat kebijakan yang membela rakyat," tegas mantan gubernur Gorontalo ini.
Fadel menambahkan selain masalah tata niaga, untuk mendorong peningkatan kinerja petani garam harus pula dilakukan bantuan dalam hal ongkos angkut dan pengolahan produksi garam.
"Kita perlu lakukan intervensi. Buktinya selama ini kalau dilepas tak tumbuh," katanya
(hen/dro)
