Acara ini digelar di Jakarta Convention Center mulai 18-20 Juni 2010. Ada sekitar 160 perusahaan waralaba yang berpartisipasi dalam pameran ini. Perusahaan tersebut berasal dari Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand. Ini bisa jadi ajang bagi masyarakat yang mau mencoba berbisnis waralaba.
"Ini termasuk pameran terbesar di ASEAN di Indonesia," tutur Direktur Bina Usaha dan Pendaftaran Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Dede Hidayat ketika ditemui di pembukaan acara tersebut, Jumat (18/6/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di tempat yang sama, Ketua Umum Asosiasi Franchise Indonesia Anang Sukandar mengatakan, IFRA ini bisa menjadi ajang pengembangan usaha waralaba di Indonesia. "Karena memberikan pilihan-pilihan bagi pengusaha yang mau mengembangkan waralaba asing maupun lokal," jelasnya.
Dikatakan Anang, bisnis waralaba di Indonesia termasuk yang berkembang dengan sangat persat. Ini terbukti dari jumlah omset waralaba pada tahun 2009 yang mencapai Rp 114 triliun, meningkat jauh dari tahun 2007 dan 2008 yang hanya mencapai Rp 81 triliun.
"Outlet waralaba di Indonesia juga terus berkembang mencapai 40 ribu outlet pada 2009, naik dibanding jumlahnya di 2007 dan 2008 yang sebanyak 31 ribu outlet," tutupnya.
(dnl/qom)










































