Hal ini dikatakan oleh Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Koperasi Sandiaga S. Uno, kepada detikFinance, Jumat (25/6/2010).
"Ini tidak bisa tidak, harus segera dilakukan komprehensif review di rantai produksi dan distribusi," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masalah maraknya tabung elpiji saat ini benar-benar telah merugikan dan membuat masyarakat tidak tenang, meski pemerintah menyatakan program konversi telah menghemat subsidi hingga puluhan triliunan rupiah.
"Libatkan konsultan ahli yang berkompeten, jangan saling menyalahkan. Ayo kita benahi," serunya.
Seperti diketahui, ledakan tabung elpiji akhir-akhir ini semakin marak. Menko Perekonomian Hatta Rajasa menilai, ledakan terjadi karena kurangnya pemahaman masyarakat tentang bagaimana pemakaian elpiji yang benar. Hatta meminta Pertamina lebih mengintensifkan pengawasan penggunaan elpiji. (hen/qom)











































