Ekspor RI Mei 2010 Capai US$ 12,52 Miliar

Ekspor RI Mei 2010 Capai US$ 12,52 Miliar

- detikFinance
Kamis, 01 Jul 2010 12:48 WIB
Jakarta - Nilai ekspor Indonesia sepanjang Mei 2010 mencapai US$ 12,52 miliar naik 4,06% dibandingkan April 2010, dan naik 36% dibanding Mei 2009. Kenaikan ekspor tertinggi pada bijih kerak dan abu logam sebesar US$ 160,6 juta.

Demikian disampaikan oleh Kepala BPS Rusman Heriawan dalam jumpa pers di kantornya, Jalan DR Soetomo, Jakarta, Kamis (1/7/2010).

"Secara kumulatif nilai ekspor Indonesia pada Januari-Mei 2010 mencapai US$ 60,1 miliar atau naik 47,68% dibanding periode yang sama tahun lalu. Sementara ekspor non migas capai US$ 8,93 miliar pada periode Januari-Mei 2010 atau naik 39,93% dibandingkan periode yang sama tahun lalu," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sepanjang Mei 2010, penurunan ekspor terjadi pada kimia organik sebesar US$ 109,2 juta.

Ekspor non migas terbesar Indonesia adalah ke Jepang senilai US$ 1,41 miliar, lalu AS US$ 1,05 miliar, China US$ 1,01 miliar, dan Uni Eropa US$ 1,33 miliar.

Sementara itu, nilai impor Indonesia pada Mei 2010 mencapai US$ 10,06 miliar turun 10,5% dibanding April 2010 yang mencpai US$ 11,24 miliar. Namun nilai ekspor Indonesia naik 31,6% dibanding Mei 2009.

Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia pada periode Januari-Mei 2010 mencapai US$ 51,25 miliar, naik 53,26% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Impor terbesar terjadi pada mesin dan peralatan elektronik sebesar US$ 1,42 miliar. Untuk negara pengimpor terbesar sepanjang Januari-Mei 2010 masih dipegang China dengan nilai US$ 7,13 miliar, lalu Jepang US$ 6,11 miliar, dan Singapura US$ 4,02 miliar.

"Sepanjang Mei, surplus perdagangan Indonesia masih terjadi sebesar US$ 2,47 miliar. Lalu secara kumulatif Januari-Mei nilai surplus perdagangan kita US$ 8,84 miliar," tukas Rusman.
(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads