"Kalau sektor yang paling besar indsutri pengolahan. Itu kalau realisasinya Rp 95,856 triliun," ujar Direktur Potensi, Kepatuhan, dan Penerimaan Ditjen Pajak Petrus Tambunan, saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (2/7/2010).
Berdasarkan, data Direktorat Jenderal Pajak yang dipaparkan siang ini, secara sektoral penerimaan pajak yang kedua adalah sektor perdagangan besar, eceran, reparasi dan keperluan rumah tangga Rp 39,338 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Data itu sampai akhir Juni 2010. Satu semester," ujarnya.
Petrus menyatakan selama ini sektor pengolahan memang selalu menyumbangkan pemasukan pajak paling besar dibanding sektor lainnya. Sedangkan, untuk sektor pertanian, perkebunan, dan kehutanan, lanjut Petrus, memang lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu.
"Penerimaannya itu Rp 6,735 triliun. Tahun lalu Rp 7,625 triliun," ujarnya.
Petrus akui pihaknya belum menganalisa apa penyebab penurunan tersebut. "Tapi bisa juga ada pengaruh dari diskon (pajak) UMKM. Tarif dari UMKM kan PPh-nya 50%," tukasnya.
(nia/dnl)











































