Tak seperti tahun sebelumnya, pemerintah tahun ini tampak ingin bergerak cepat menangani inflasi. Apalagi inflasi bulan Juni cukup tinggi akibat kenaikan harga cabai dan bahan-bahan pokok lain sebagai imbas perubahan cuaca yang terjadi.
"Pasar murah akan kita mulai lakukan dalam waktu dekat. Ini sedang kita lakukan koordinasi dengan para produsen, pedagang seperti biasanya," ujar Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (9/7/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah tmapak cukukp kelabakan dalam menahan laju kenaikan harga pangan khususnya cabai. Karena faktor perubahan cuacalah yang menyebabkan suplai cabai berkurang sehingga harganya melonjak tinggi.
"Harusnya sekarang kan sudah masuk musim kering tapi ternyata masih musim hujan, itu faktor utama yang menyebabkan harga cabai, cabai rawit dan bawang merah saat ini. Kita berharap setelah bulan Juli ini mulai masuk ke musim yang normal. Kita harapkan tidak terjadi gejolak harga cabai lagi," tuturnya.
Sementara pemerintah hanya bisa menjaga harga lewat sistem transportasi dan distribusi. Sehingga kurang berdaya dalam menangani kenaikan harga cabai tersebut. Harga sayur-sayuran juga terpengaruh faktor cuaca yang mengalami perubahan ekstrim saat ini. (dnl/qom)











































