Moody's memperkirakan tren utang pemerintah Portugal akan memburuk paling tidak untuk 2 hingga 3 tahun kedepan, dengan rasio utang terhadap PDB mendekati 90 persen. Moody's juga menyuarakan keprihatinannya terhadap prospek pertumbuhan Portugal.
Anthony Thomas, Vice President of Moody's Sovereign Risk Group mengatakan, risiko-risiko ke arah perbaikan seperti konsolidasi fiskal yang lebih agresif sekarang tertutup oleh risiko-risiko ke arah pelemahan seperti pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah dari perkiraan dan tingginya suku bunga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelemahan ini datang sehubungan dengan kebijakan anti krisis pemerintah dan kehiatan stabilisasi anggaran otomomatis seperti tingginya manfaat pengangguran ketika perekonomian jatuh ke resesi," imbuhnya.
Turunnya peringkat Portugal itu langsung berimbas pada nilai tukar euro atas dolar AS. Mata uang tunggal tersebut langsung melemah ke titik terendahnya dalam 1 pekan terakhir. Pada perdagangan Selasa di London, euro melorot ke level 1,2533 dolar.
"Langkah Moody's memangkas peringkat Portugal ke A1 telah memicu aksi jual euro pada pagi ini," ujar analis dari City Index, Joshua Raymond. (qom/dnl)










































