Elpiji Tak Berbau, Pertamina Diminta Klarifikasi

Elpiji Tak Berbau, Pertamina Diminta Klarifikasi

- detikFinance
Selasa, 20 Jul 2010 16:36 WIB
Jakarta - Ledakan gas elpiji yang akhir-akhir ini marak terjadi seakan muncul tanpa peringatan. Ledakan yang terjadi akibat kebocoran tabung elpiji 3 kg itu terjadi tanpa adanya peringatan beruba bau gas.

Hal itu terjadi karena elpiji 3 Kg diduga sudah tak menggunakan campuran sulfur atau metaftan sebagai zat yang memberikan aroma bau sebagai alarm berbahaya (early warning). Pertamina selakuΒ  produsen elpiji dipertanyakan dan diminta untuk klarifikasi.

"Itu yang kita pertanyakan, kalau perlu kita akan kirim surat ke Pertamina, untuk menanyakannya," kata Ketua Komite Tetap Perdagangan Distribusi dan Keagenan Kadin Natsir Mansyur saat ditemui di kantor BKPM, Jakarta, Selasa (20/7/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Natsir, Pertamina harus mampu menjelaskan masalah ini kepada publik. Mengingat sistem alarm bau bagi elpiji sangat penting agar masyarakat pengguna khususnya elpiji 3 Kg bisa mengetahui jika terjadi kebocoran.

"Kalau tak ada campuran, maka fungsi gas elpiji, apabila terjadi kebocoran tak bisa dideteksi," jelasnya.

Natsir berharap masalah keamanan bagi elpiji harus menjadi perhatian Pertamina, termasuk dalam memastikan produk elpijinya tetap menggunakan aroma pembau agar masyarakat selamat.

(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads