TDL Industri Naik, Harga Barang Ikutan Naik 2-3%

TDL Industri Naik, Harga Barang Ikutan Naik 2-3%

- detikFinance
Kamis, 22 Jul 2010 12:10 WIB
Jakarta - Kalangan dunia usaha menjamin kenaikan tarif dasar listrik industri tidak akan mendorong kenaikan harga barang tidak akan di atas 5%. Kenaikan itu akan mendorong kenaikan harga barang rata-rata sebesar 2-3%.

"Rata-rata kenaikan harga tidak akan melebihi 5%, rata-rata 2-3%. Tetapi ada yang ekstrem seperti pabrik es yang pemakaian listriknya 80%, bisa lebih tinggi," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi dalam jumpa pers di Kantor Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Kamis (22/7/2010).

Sofjan mengakui kenaikan harga barang tersebut tidak dapat dihindari karena kenaikan TDL akan berdampak terhadap kenaikan biaya produksi dan operasional yang harus dialokasikan para pengusaha.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, ia memastikan kenaikan harga tersebut tidak akan berlebihan karena produk-produk dalam negeri sendiri masih harus bertahan dalam persaingan dengan produk-produk impor asal China.

Namun, Sofjan juga menjamin tidak  akan pemutusan hubungan kerja pasca terjadinya kenaikan TDL industri yang tidak boleh lebih dari 18%.

"Kami imbau jangan lakukan PHK dan ini sudah disepakati oleh seluruh asosiasi industri," tambahnya.

Hal ini diamini oleh PAW Ketua Umum Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia, Adi Putra Tahir. Ia mengimbau kepada kalangan dunia usaha untuk tidak menaikkan tarif listrik terlalu berlebihan.

Ia sendiri memperkirakan industri tidak mungkin menaikkan harga karena pasar tidak dapat menyerap harga yang terlalu tinggi. "Pasar tidak dapat menyerap harga yang terlalu tinggi," ungkapnya.

(epi/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads