"Pengadaan sudah direvisi jadi 2,4 juta ton, ini pun sudah sangat cukup," kata Direktur Pelayanan Publik Perum Bulog Sutono di kantornya dalam jumpa pers di kantor Bulog, Jakarta, Kamis (22/7/2010).
Sutono menjelaskan meski direvisi lebih rendah, stok beras Bulog masih aman. Ia beralibi jika mengacu pada stok awal tahun 2010 sebesar 1,62 juta ton dan jumlah pengadaan beras saat ini mencapai 1,730 juta ton sehingga pengadaan masih menyisakan 650.000 ton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengestimasi dengan target pengadaan hanya 2,4 juta ton maka diperkirakan stok akhir tahun 2010 masih bisa menyisakan stok beras sebanyak 1 juta ton. Dengan perhitungan jika penyaluran raskin mencapai 3 juta ton dari total beras yang masuk atau dimiliki Bulog 4 juta ton.
Pada awal tahun lalu serapan pengadaan beras Bulog cukup tersendat karena Bulog mulai ketat dalam menerima beras yang berkualitas. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas beras miskin (raskin) yang diberikan kepada masyarakat.
Selain itu pengadaan beras yang terlalu berlebihan dengan kualitas beras yang berkurang karena curah hujan dikhawatirkan akan mengurangi kualitas saat terlalu lama disimpan.
(hen/dnl)











































