PLN: Seluruh Wilayah RI Telah Bebas Pemadaman Bergilir

PLN: Seluruh Wilayah RI Telah Bebas Pemadaman Bergilir

- detikFinance
Selasa, 27 Jul 2010 13:33 WIB
Jakarta - PT PLN (Persero) menyatakan seluruh wilayah Indonesia kini telah bebas dari pemadaman listrik bergilir. PLN telah berhasil mengatasi masalah pemadaman bergilir 5 bulan lebih cepat dari target pemerintah.

Hal ini disampaikan oleh Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Selasa (27/7/2010).

"Dengan menjalankan program-program yang telah disusun, terutama program jangka pendek disertai kesungguhan, keseriusan, dan kerja keras serta dukungan dari pemerintah, terbukti target 30 Juni 2010 dapat tercapai (bebas pemadaman bergilir). Ini artinya, PLN mampu mengatasi pemadaman bergilir 5 bulan lebih cepat dari target Pemerintah," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, Pemerintah memberikan target kepada PLN, bahwa bulan November 2010 masalah pemadaman bergilir akibat terjadinya defisit listrik yang selama beberapa tahun belakangan ini banyak terjadi di sejumlah daerah, khususnya di luar Jawa Bali, sudah harus dapat teratasi semuanya. Namun PLN mempercepat target tersebut menjadi 30 Juni 2010.

Target 30 Juni 2010 pada awalnya dianggap sebagai target gila-gilaan yang nyaris mustahil, bahkan kalangan internal PLN pada mulanya banyak ragu dengan pencapaian target itu.

Apalagi tak sedikit kesulitan yang harus dapat segera teratasi, sementara sebaran daerah yang mengalami defisit daya relatif banyak dan menyebar di banyak tempat, khususnya di luar Jawa Bali.

Bambang mengatakan, daerah-daerah yang tadinya mengalami krisis listrik akibat daya mampu pembangkit tidak dapat memenuhi permintaan pelanggan, kini sudah dapat tercukupi semuanya, meski masih dalam kondisi pas-pasan. 

"Bila sesekali masih terjadi pemadaman, bukan karena kekurangan listrik tetapi lebih diakibatkan faktor teknis, karena proses penyelesaiannya jauh lebih mudah dan lebih cepat," tukas Bambang.
(dnl/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads