Pemerintah Pertimbangkan Subsidi untuk Elpiji 12 Kg

Pemerintah Pertimbangkan Subsidi untuk Elpiji 12 Kg

Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance
Jumat, 30 Jul 2010 13:28 WIB
Pemerintah Pertimbangkan Subsidi untuk Elpiji 12 Kg
Jakarta -

Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) akan mengkaji usulan PT Pertamina (Persero) supaya memberi subsidi untuk elpiji 12 kg. Dengan begitu, diharapkan disparitas harga antara elpiji 3 kg dan 12 kg bisa hilang.

Demikian hal itu dikemukakan Menteri ESDM Darwin Saleh usai shalat Jumat di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (30/7/2010).

"Saya melihat kita perlu hargai upaya untuk atasi disparitas harga. Masukan dari Pertamina adalah masukan baik dalam arti ingin mengatasi masalah disparitas. Masalah disparitas benar telah menjadi penyebab adanya oplosan," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, selama masih ada perbedaan harga di produk elpiji, maka akan ada pihak yang memburu keuntungan tanpa mempertimbangkan moral dan keselamatan orang lain. Alhasil, banyak tabung oplosan yang bocor sehingga meledak dan menjatuhkan korban.

"Kita perlu sungguh-sungguh menelaah kembali, apa iya disparitas ini akan dibiarkan. Kegiatan ini merupakan bukti konkrit untuk cari keuntungan pibadi. Ini tidak bisa dibiarkan," ujarnya.

Ia menambahkan, di lain pihak, Pertamina juga sebagai BUMN yang ditugaskan untuk menyalurkan elpiji tidak boleh merugi karena akan melanggar undang-undang BUMN. Kecuali, kerugian itu ditanggung pemerintah dalam bentuk subsidi.

"Upaya untuk mengatasi disparitas harga itu menarik didalami. Kita atasi cepat persoalannya, beri kompensasi apabila BUMN yang jalankan peran itu satu hal yang di amanahkan UU," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan mengusulkan kepada pemerintah agar elpiji 12 kg bisa disubsidi, sehingga tidak terjadi lagi pengoplosan akibat margin perbedaan harga antara elpiji 12 kg dengan elpiji 3 kg.

(ang/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads