Alsin Pertanian Indonesia Diminati Petani Eropa

Laporan dari Libramont

Alsin Pertanian Indonesia Diminati Petani Eropa

- detikFinance
Jumat, 30 Jul 2010 14:17 WIB
Alsin Pertanian Indonesia Diminati Petani Eropa
Libramont - Alat dan mesin (alsin) pertanian Indonesia seperti handsprayer, mistblower, power sprayer, jet cleaner dan brushcutter ternyata cukup diminati oleh petani Eropa.

Beberapa petani bahkan membeli langsung handsprayer yang dipajang stan Indonesia pada pameran pertanian Internasional Foire de Libramont di Libramont, Belgia (23-26/7/2010).

Mereka tertarik dengan alsin tersebut karena selain harganya lebih murah kualitasnya juga tidak kalah dari produk sejenis yang ada di pasaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kami sengaja menampilkan alsin skala kecil dalam pameran kali ini, khususnya untuk diaplikasikan pada lahan-lahan kecil yang banyak dikerjakan sebagai hobi. Potensi pasarnya cukup besar,” tutur Atase Pertanian KBRI Brussel Dr. Edy Hartulistiyoso kepada detikfinance.

Selain alsin pertanian, stan Indonesia juga menampilkan produk pertanian seperti kopi, teh, rempah-rempah dan berbagai produk snack (panganan).

Hingga hari terakhir stan Indonesia masih ramai dipadati pengunjung. Selain dipandang asri dan pelayanannya ramah, stan Indonesia juga menawarkan nuansa berbeda. Sembari melihat-lihat produk yang dipamerkan, di stan ini pengunjung dapat duduk berdiskusi sambil minum kopi dan mencicipi berbagai panganan khas Indonesia.

Sebagian pengunjung juga terlihat tekun mengikuti tayangan video Sustainable Palm Oil, a Precious Legacy, sementara secara bersamaan mereka asyik menikmati keripik singkong non-kolesterol aneka rasa.

Menurut Eddy, tahun ini merupakan tahun ketiga keikutsertaan KBRI Brussel dalam pameran di lapangan terbuka seluas 100 000 m2 lebih, yang diikuti oleh lebih dari 750 exhibitor, 100 diantaranya exhibitor international, yang sebagian besar merupakan peserta dari negara-negara Eropa.

Stan Indonesia seluas 100 m2 berada di Wahl Expo 33-B17 berdekatan dengan stan Komisi Eropa dan stan Federal Belgia. Dari Asia, selain Indonesia, Cina juga ikut membuka stan dengan menampilkan produk pangan organik dari salah satu propinsi.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, pameran juga dikunjungi oleh Perdana Menteri Belgia dan beberapa anggota kabinet serta keluarga kerajaan," pungkas Eddy.

(es/es)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads