"Serapannya hingga kini 63-65% alokasi dari Permentan," Wakil Menteri Pertanian Bayu KrisnamurthiΒ disela-sela acar sekolah lapang media Dupont Indonesia di Kampung Parakan Mulya, Kecamatan Tirta Mulya, Karawang, Minggu (8/8/2010)
Bayu menjelaskan meski baru terserap 63-65% namun jika dibandingkan dengan serapan pupuk tahun 2009 lalu relatif sama. Penyiapan alokasi tambahan ini untuk mengantisipasi permintaan pupuk yang tinggi terkait kondisi musim yang saat ini tidak menentu termasuk musim hujan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bayu juga menambahkan pada tahun ini pemerintah mengalokasikan pupuk 6-7 juta ton setelah mempertimbangkan kebutuhan dan faktor musim. Ia juga menambahkan pemerintah akan melakukan tindakan tegas terhadap upaya pengoplosan maupun penimbunan pupuk bersubsidi.
"Kalau terjadi itu, pelanggaran maka harus ditindak," katanya.
Β
(hen/dro)











































