Maskapai Penerbangan Jamin Tak Ada Kenaikan Harga Secara Drastis

Maskapai Penerbangan Jamin Tak Ada Kenaikan Harga Secara Drastis

- detikFinance
Minggu, 15 Agu 2010 17:44 WIB
Maskapai Penerbangan Jamin Tak Ada Kenaikan Harga Secara Drastis
Jakarta - Maskapai penerbangan di Indonesia menggaransi tidak ada peningkatan drastis atas harga tiket menjelang hari Raya Idul Fitri tahun 2010. Harga tertinggi tiket maskapai pun masih dibawah batas atas, seperti yang telah ditentukan.

"Saya nggak bilang ada kenaikan (harga). Yang ada harga kita, tidak lebih dari batas atas. Maka itu saya bingung ada yang bilang tiket naik 300%," ujar Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait kepada detikFinance di Jakarta, Minggu (15/8/2010).

Ia menjelaskan, maskapai penerbangan terikat penetapan batas atas dan batas bawah, untuk harga tiket sekali perjalanan. Hingga tidak mungkin airline menaikkan harga secara tidak wajar jelang lebaran 2010.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau bus kan ada tuslah. Kita tidak bisa dan tidak ada tuslah," ungkapnya.

Edward mencontohkan, untuk tiket premium seharga Rp 1,3 juta, baik jelang lebaran ataupun di hari normal tetap dijual oleh Lion Air. Dan maklum saja, saat permintaan akan meningkat maka tiket harga murah paling lebih dulu habis, ketimbang dengan tiket seharga Rp 1,3 juta.

"Penetapan harga juga kita melihat rutenya. Katakanlah kita bisa (jual lebih murah), terbang dari Jakarta ke Padang. Tapi dari Padang ke Jakarta?" tegas Edward.

Namun ia mengakui, menjelang libur Lebaran, maskapai penerbangan mengurangi jatah tiket promosi untuk rute perjalanan tertentu. Dan lebih banyak menjual tiket normal.

"Apakah harga tiket promosi lebih sedikit, atau kombinasi. Atau tiket promosi tidak dilepas (dijual). Tapi kesemuanya, airline tidak menjual di atas batas atas," imbuhnya.

"Kadang memberlakukan batas atas untuk tutup penerbangan satu arah," pungkas Edward.

 

 

(wep/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads