Demikian salah satu keputusan hasil rapat kabinet yang disampaikan oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Rapat berlangsung di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (24/8/2010).
"Perlu pemanfataan musim kering basah ini dengan mempercepat pembagian bibit, pupuk dan alat pertanian untuk mempercepat musim tanam," kata Hatta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka percepatan musim taman akan dibarengi langkah antisipasi, seperti suplai informasi kondisi cuaca dari BMKG kepada petani. Para petugas penyuluhan juga lebih aktif memberi penyuluhan penanggulangan hama kepada petani binaan masing-masing.
"Ke depan perlu antisipasi terhadap perubahan iklim ekstrim. Tingkatkan penyuluhan kepada petani dan beri insentif kepada petugas penyuluh pertanian," ujar Hatta.
Khusus kepada Bulog, menurut Hatta diperintahkan Presiden SBY antisipasi kemungkinan krisis pangan yang bisa terjadi akibat perubahan iklim ektrim. Cadangan beras di gudang-gudang Bulog harus dikelola benar agar selalu bisa memenuhi batas aman.
"Terus lakukan operasi pasar untuk stabilisasi harga baik di tingkat pasar dan petani. Kita naikkan stok beras di gudang Bulog minimal 1,5 juta ton," jelas Hatta.
Â
Â
(lh/dro)











































