Demikian disampaikan oleh VP Corporate Secretary Garuda Pujobroto dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Selasa (24/8/2010).
"Khusus embarkasi Medan, Jakarta, dan Surabaya, dilaksanakan penerbangan langsung ke Madinah yaitu phase I (keberangkatan) pada 12 s/d 26 Oktober 2010, dan phase II (kepulangan) pada 6-21 Desember 2010," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Pujobroto, dalam pelaksanaan penerbangan haji tahun 2008/2009, Garuda Indonesia mengoperasikan 15 pesawat berbadan lebar terdiri 6 pesawat tipe B-747, 1 pesawat bertipe B-767, 6 pesawat bertipe A-330 - 300, dan 4 pesawat bertipe A-330-200.
Sedangkan awak kabin yang akan bertugas dalam pelaksanaan penerbangan haji tahun 2010/1431H ini berjumlah 814 orang dan 725 di antaranya (90%) adalah awak kabin yang direkrut dari daerah embarkasi.
Tujuan Garuda Indonesia merekrut awak kabin asal daerah embarkasi tersebut adalah merupakan bagian dari 'pelayanan' Garuda Indonesia kepada para jemaah untuk mengatasi kendala komunikasi (bahasa), mengingat sebagian jemaah hanya mampu berbahasa daerah.
(dnl/dnl)










































