Hal ini disampaikan oleh Kepala BPOM Kustantinah kepada detikFinance, Rabu (25/8/2010).
"Menjelang lebaran dan Idul Fitri, BPOM mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai makanan atau minuman dalam kemasan yang kadaluarsa yang umumnya diselipkan di dalam parsel," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat terkadang terjebak menerima tanpa mengecek barang tersebut kadaluarsa
atau tidak, apalagi itukan pemberian gratis. BPOM 2 minggu sebelum lebaran akan
mengerahkan tim untuk memantau makanan dan minuman di dalam parsel," tegasnya.
Selain itu, BPOM juga memberi imbauan tegas kepada pengusaha lewat asosiasi agar anggotanya tidak 'nakal' menjual makanan dan minuman kadaluarsa jelang lebaran.
"Banyak pengusaha-pengusaha yang nakal memenfaatkan momen ini," imbuhnya.
(dnl/qom)











































