“Yang jelas, tentu dievaluasi untuk disempurnakan,” ujar Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh usai menghadiri acara pelatihan tenaga penyuluh lapangan pengguna elpiji di Hotel Bumikarsa, Jakarta, Kamis (26/8/2010).
Menurut Darwin, evaluasi ini dilakukan seiring maraknya kecelakaan sebagai dampak dari pemakaian elpiji 3 Kg di masyarakat. Evaluasi tersebut, lanjut dia, akan fokus pada masalah komponen pelengkap paket perdana seperti selang, regulator, valve dan rubber seal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Darwin belum bisa memastikan apakah program konversi minyak tanah ke elpiji akan dilanjutkan setelah penyaluran 52 juta paket perdana elpiji 3 Kg selesai didistribusikan pada tahun ini.
“Saya belum bisa saya komentari tentang itu, tetapi yang jelas kita harus bersyukur Alhamdulillah program ini berhasil, “ tambahnya.
Untuk diketahui, sejak program konversi di mulai, Pertamina telah menyalurkan 45,558 juta paket perdana elpiji 3 kilogram hingga akhir Juli 2010 atau sekitar 87,6 % dari 52 juta paket yang akan dibagikan dalam program tersebut. Pembagian 52 juta paket perdana sendiri ditargetkan akan selesai pada akhir tahun ini.
(epi/ang)











































