Hatta: Malaysia Investor Kelima Terbesar di RI

Hatta: Malaysia Investor Kelima Terbesar di RI

- detikFinance
Kamis, 02 Sep 2010 11:23 WIB
Jakarta - Malaysia ternyata merupakan investor kelima terbesar di Indonesia sepanjang 2005-2009 dengan nilai investasi US$ 1,2 miliar pada 285 proyek investasi. Karena itu pemerintah menyatakan tak akan meninjau ulang kerjasama Indonesia-Malaysia, meski sekarang timbul gesekan kedua belah pihak.

Hal ini disampaikan oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa ketika ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (2/9/2010).

"Tidak ada tinjau ulang kerja sama ekonomi," tegasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pidato Presiden SBY semalam, memang dipaparkan bahwa nilai investasi Malaysia di Indonesia berjumlah US$ 1,2 miliar, jauh lebih besar dari nilai investasi Indonesia di Malaysia yang cuma mencapai US$ 534 juta.

Jumlah perdagangan kedua negara telah mencapai US$ 11,4 Miliar pada tahun 2009. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan ekonomi Indonesia – Malaysia sungguh kuat.

Menanggapi pidato Presiden SBY mengenai konflik Indonesia-Malaysia kemarin, Hatta menyampaikan pidato tersebut menggambarkan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang besar. Ada 3 inti dalam pidato tersebut.

Pertama, Indonesia tetap tidak kompromi untuk masalah kedaulatan negara. Kedua, Indonesia ingin menyelesaikan masalah perbatasan yang disengketakan dengan Malaysia secepatnya.

"Kita mendesak Malaysia segera mempercepat agenda itu," ujarnya.

Ketiga, Indonesia akan mengembangkan hubungan diplomasi untuk menyelesaikan segala permasalahan yang ada.

"Kita ingin juga mengembangkan hal diplomasi. Artinya pendekatannya itu diplomasi dengan tetap kita firm artinya meminta agar hal-hal yang berkaitan dengan dugaan apabila ada hal-hal yang berkaitan dengan perlakuan kurang baik segera dilakukan penyelidikan," jelasnya.

Hatta menyatakan terdapat kontribusi di masing-masing negara dari hubungan kerjasama tersebut. Hal ini membuktikan adanya saling ketergantungan di kedua negara bertetangga itu.

"Kalau dilihat Malaysia investor kelima di kita 2005-2009 dengan nilai US$ 1,2 miliar. Kalau dari sisi tenaga kerja ada 2 juta TKI di sana. Pelajar kita ada 13.000 di Malaysia. Walau, ada 6.000 pelajar (Malaysia) di kita, ada investasi di Indonesia. Dari sisi perekonomian keduabelah pihak maka berkembang terus jadi trennya terus meningkat," tukasnya.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads