Pusat Pemerintahan Pindah, Waspadai Spekulan Tanah

Pusat Pemerintahan Pindah, Waspadai Spekulan Tanah

- detikFinance
Selasa, 07 Sep 2010 14:35 WIB
Jakarta - Sambutan positif terhadap rencana pemindahan pusat pemerintahan mesti disikapi kehati-hatian. Pasalnya, rencana pemindahan pusat pemerintahan bisa dimanfaatkan oleh para spekulan tanah.

Wakil Ketua Umum Kadin Sandiaga S. Uno mengatakan, wacana pemindahan pusat pemerintahan yang dilontarkan oleh Presiden SBY saat berbuka bersama Kadin beberapa waktu lalu adalah salah satu solusi out of the box.

Sandi mengingatkan rencana pemindahan pusat pemerintahan ini butuh rencana yang baik, sosialisasi, hingga eksekusi yang tepat agar tak menjadi masalah baru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hati-hati dengan spekulan tanah, karena mereka bisa mengacaukan rencana dengan memborong tanah duluan begitu mendapat bocoran," ujar Sandi kepada detikFinance, Selasa (7/9/2010)

Sandi menuturkan, faktanya saat ini kemacetan di Jakarta sudah akut dan butuh solusi. Sebab kota manapun apalagi ibukota, tadak akan sanggup berfungsi kalau tidak ada transportasi massal.

"Pebisnis menghabiskan rata-rata 4 jam sehari bermacet, sangat tidak efisien," katanya.

Dikatakannya  pengusaha pasti mendukung rencana pemindahan pusat pemerintahan karena pemindahan pusat pemerintahan pasti banyak peluang usaha, dari pembebasan lahan sampai konstruksi gedung, juga pemanfaatan aset lama pemerintah.

(hen/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads