Demikian disampaikan oleh Deputi Menteri BUMN Bidang Pertambangan Industri Strategis, Energi dan Telekomunikasi (PISET), Kementerian BUMN, Sahala Lumban Gaol ketika ditemui di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (14/9/2010).
"Pemerintah akan mengucurkan dana untuk meningkatkan kinerja 2 BUMN yaitu PT Barata Indonesia dan PT Boma Bisma Indra sekitar Rp 170 miliar," jelas Sahala.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan suntikan dana tersebut, diharapkan 2 BUMN ini bisa mendukung pelaksanaan revitalisasi industri gula, yang salah satunya melalui restrukturisasi mesin-mesin," kata Sahala.
Di tempat yang sama, Menteri BUMN Mustafa Abubakar mengatakan, mesin-mesin yang diproduksi oleh kedua BUMN ini sangat diperlukan untuk revitalisasi industri gula di Indonesia.
Seperti diketahui, stok gula Indonesia saat ini masih belum aman. Pemerintah berencana untuk mengimpor gula sebanyak sekitar 400 ribu ton untuk mengamankan stok di dalam negeri. Karena itu revitalisasi ini menjadi salah satu jalan mengamankan produksi gula dalam negeri.
(dnl/qom)











































