Pertamina Keluarkan Edaran Minta SPBU Lebih Banyak Jual Pertamax

Pertamina Keluarkan Edaran Minta SPBU Lebih Banyak Jual Pertamax

- detikFinance
Senin, 20 Sep 2010 14:35 WIB
Jakarta - PT Pertamina (Persero) mengaku punya pasokan Pertamax yang cukup meski nanti ada kebijakan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi mulai Oktober. Pertamina juga sudah mulai mengeluarkan surat edaran agar SPBU menjual lebih banyak Pertamax.

"Kita pastikan cukup," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina, M Harun di Gedung Patra Jasa, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (20/9/2010).

Harun menyatakan, saat ini produksi Pertamax Cs dari kilang Balongan, Indramayu mencapaiΒ  100 ribu kiloliter (KL) per hari. Sementara, realisasi rata-rata konsumsi Pertamax Cs baru mencapai 2.000 KL per hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Angka ini masih jauh di bawah realisasi konsumsi premium sebesar 63 ribu KL per hari.

"Jadi kalau semua pemakai Premium pindah ke Pertamax stoknya masih mencukupi, tidak perlu impor," jelasnya.

Lebih lanjut Harun menjelaskan, rencananya pada tahap awal rencana pembatasan konsumsi BBM bersubsidi akan diterapkan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) pada awal Oktober mendatang.

"Setelah itu dievaluasi baru akan diterapkan secara bertahap untuk diberlakukan di kota-kota besar lainnya karena konsumsi premium kan lebih banyak di kota besar," katanya.

Harun mengaku telah mengirimkan surat edaran kepada beberapa SPBU di kota-kota besar di Indonesia untuk menjual lebih banyak Pertamax dibandingkan Premium.

Ia juga memastikan kebijakan ini tidak akan merugikan para pengusaha SPBU yang menjual BBM bersubsidi Pertamina. Menurut dia, para pengusaha SPBU akan mendapatkan keuntungan lebih besar dari penjualan Pertamax Cs.

"Dengan penjualan Pertamax lebih baik dan lebih banyak, fee yang akan diterima akan lebih besar," katanya.


(epi/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads