Subsidi BBM dan Elpiji di 2011 Ditetapkan Rp 97,26 Triliun

Subsidi BBM dan Elpiji di 2011 Ditetapkan Rp 97,26 Triliun

- detikFinance
Jumat, 24 Sep 2010 08:53 WIB
Jakarta - Subsidi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji 3 Kilogram (Kg) pada tahun 2011 ditetapkan sebesari Rp 97,26 triliun, dengan rata-rata alpha  BBM bersubsidi yang diperoleh Pertamina sebesar Rp 595,46 per liter.

Hal ini telah disepakati dalam rapat kerja antara Komisi VII DPR dengan Kementerian ESDM yang berlangsung di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/9/2010) malam.

Menurut Menteri ESDM, Darwin Zahedy Saleh, perubahan volume BBM subsidi dari 36,77 juta kiloliter menjadi 38,59 juta KL telah membuat alpha yang diberikan pemerintah kepada Pertamina dalam melaksanakan tugas pendistribusian BBM bersubsidi turun dari Rp 597 per liter menjadi Rp 595,46 perliter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alpha sendiri terdiri komponen biaya pengangkutan, distribusi, penyimpanan, margin BU (Pertamina), dan margin penyalur.

"Hal membuat angka subsidi BBM dan elpiji tahun depan mencapai Rp  97,26 triliun atau naik  Rp 4 triliun dari usulan dalam nota keuangan 2011 sebesar Rp 92,7 triliun," Kata Darwin.

Ia menjelaskan, alpha yang diperoleh Pertamina dari dalam kegiatan penyaluran premium plus bio premium  sebesar Rp 607,97 per liter. Dengan kuota sebesar 23,19 juta KL maka nilai subsidinya mencapai Rp 41,189 triliun.

Untuk minyak tanah, Pertamina akan mendapatkan subsidi sebesar Rp 8,557 triliun dari kuota 2,315 juta KL yang disalurkan perusahaan migas pelat merah itu, sementara besaran alpha yang didapat Pertamina Rp 402,35 per liter. Sedangkan untuk alpha solar Rp 607,45 per liter, dengan kuoata 13,084 jura KL maka nilai subsidinya Rp 29,567 triliun.

"Jadi total subsidi untuk premium, solar dan kerosin mencapai RP 79,69 triliun. Jika ditambah dengan elpiji Rp 17,69 triliun maka total nilai subsidinya Rp 97,26 triliun," tegasnya.

(epi/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads