Sementara di Asia, bank sentral China berjanji untuk meningkatkan fleksibilitas nilai tukarnya setelah anggota parlemen di AS menyetujui aturan yang bisa menghukum China karena dituding melakukan manipulasi mata uang.
Bank sentral China berjanji untuk terus menerapkan kebijakan moneter yang longgar dan terus meningkatkan fleksibilitas nilai tukarnya. Hal ini membuat nilai yuan terus meningkat terhadap dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dolar melemah setelah munculnya data yang negatif soal perekonomian AS, di mana The Fed akan memompa lagi lebih banyak uang ke pasar. Pelemahan dolar ini mengangkat harga emas ke rekor tertingginya yaitu US$ 1.313,45 per ounce di pasar London.
Spekulasi yang terjadi terhadap kebijakan moneter yang longgar di AS diikuti oleh 2 data buruk soal penurunan harga properti dan juga turun tajamnya kepercayaan konsumen di AS.
(dnl/dnl)











































