Kampanye 'One Day No Rice' Bikin Sakit Hati Orang Miskin

Kampanye 'One Day No Rice' Bikin Sakit Hati Orang Miskin

- detikFinance
Kamis, 21 Okt 2010 13:15 WIB
Kampanye One Day No Rice Bikin Sakit Hati Orang Miskin
Jakarta - Meski hanya sebatas seruan, kampanye sehari tanpa nasi alias 'One Day No Rice' bisa memicu sakit hati kalangan bawah khususnya masyarakat miskin. Kelompok ini justru sulit mendapatkan nasi untuk kebutuhan pangan sehari-hari.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (versi Prabowo) Rachmat Pambudy disela-sela acara pelantikan BPO HKTI di G. Manggala Wanabhakti, Jakarta, Kamis (21/10/2010).

"Apakah mereka tak tersinggung? Ini sama saja menyerukan mengencangkan ikat pinggang bagi orang miskin," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rachmat mengakui, sebagai sebuah kampanye cara ini memiliki tujuan yang baik namun alasannya menurutnya tak kuat. Sebagai kampanye, Rachmat menilai One Day No Rice memiliki target yang tak jelas.

"Ingat, ada kelompok masyarakat yang memang tak makan nasi dan tak kuat membeli beras," katanya.

Ia menyarankan sebaiknya pemerintah harus berhati-hati dengan kampanye semacam ini. Mengingat dasar dan alasan dari kampanye ini masih bisa diperdebatkan termasuk targetnya yang tak jelas.

"Kita tidak tahu diposisikan kemana, ditujukan kepada siapa One Day No Rice ini," katanya.

Sebelumnya Wakil Mentan Bayu Krisnamurthi mengatakan jika kampanye one day no rice bisa berlangsung satu hari setiap bulan saja, maka akan ada penghematan konsumsi beras nasional hingga 1,1 juta ton. Selama ini konsumsi beras per kapita per tahun masyarakat Indonesia mencapai 139 Kg atau yang tertinggi di dunia. Menurut Bayu, kampanye ini memang ditujukan untuk kalangan menengah ke atas.

(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads