"Kita memiliki roadmap di mana kita tetap memberikan subsisi kepada yang memerlukan sambil kita benahi pemberian subsidi ke masyarakat yang tidak perlu. Jadi, tidak betul ada campur tangan IMF," tegas Menko Perekonomian Hatta Rajasa saat ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (22/10/2010).
Begitupun dalam pemotongan subsidi listrik. Hatta menegaskan rencana pemotongan subsidi listrik telah dituliskan dalam RAPBN 2011 dengan opsi tanpa menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) melainkan melakukan penghematan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penghematan yang dimaksud Hatta adalah penghematan dari internal PLN dengan mengurangi losses dan penghematan karena terdapat tambahan gas.
"Memang tidak ekuivalen betul pada Rp 12 triliun, tapi cukup dengan kebutuhan pemerintah untuk tidak menaikkan TDL," tandasnya.
(nia/dnl)










































