Demikian pengumuman Pertamina yang dikutip detikFinance, Senin (1/11/2010).
Mulai tanggal 1 November 2010 pukul 00.00 WIB sebagian besar harga BBM non-subsidi Pertamina yang terdiri dari Pertamax, Pertamax Plus, Bio Pertamax di Jakarta dan di sebagian besar wilayah Indonesia mengalami perubahan harga.Vice President Corporate Communication Pertamina M. Harun mengatakan alasan kenaikan harga Pertamax Cs ini adalah karena harga BBM jenis ini memang sedang naik di pasaran. Terutama karena komponen pembuatnya sedang naik harganya."Ada 2 komponen pendorong kenaikan harga Pertamax dan Pertamax Plus. Pertama mekanisme pasar, dan kedua kurs. Sekarang kurs stabil, jadi soal harga pasar yang cenderung naik," jelasnya.Sementara khusus untuk UPMS VI yang meliputi wilayah Kalimantan terdapat perubahan harga sesuai lokasi. Harga Pertamax Cs di Kalimantan berbeda-beda sesuai lokasi karena jarak tempuh yang jauh, serta pendistribusian yang harus melewati darat. Tidak seperti di Jawa yang bisa menggunakan pipa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertamax Plus
- Batam Rp 6.650
- UPMS I Rp 7.300
- UPMS III Rp 7.000
- UPMS IV Rp 7.050
- UPMS V Rp 7.350
- UPMS VI (Kalimantan) Rp 7.100-7.500
Pertamax/Bio Pertamax
- UPMS I Rp 7.150
- UPMS II Rp 6.800
- Jambi Rp 7.050
- Belitung Rp 7.800
- Bangka Rp 7.050
- UPMS III (Jakarta) Rp 6.650
- UPMS IV Rp 6.800
- UPMS V Rp 7.000
- Bali Rp 7.100
- NTB Rp 7.100
- UPMS VI (Kalimantan) Rp 6.850-9.000
- UPMS VII Rp 6.850
- Palu Rp 8.150
- Kotamobagu Rp 8.850
- Gorontalo Rp 8.550
- Kendari Rp 8.350
- Tomohon Rp 9.250
- Bitung Rp 9.250
- Manado Rp 9.150
- Minahasa Selatan Rp 9.150
Pertamina Dex SPBU
- UPMS III Rp 7.650
- UPMS V Rp 7.650











































