Sedangkan harga Minas/SLC mencapai US$ 83,05 per barel, naik US$ 4,39 per barel dari US$ 78,66 per barel pada bulan sebelumnya.
Β
Berdasarkan situs Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM yang dikutip detikFinance, Rabu (3/11/2010), peningkatan harga minyak mentah Indonesia itu sejalan dengan perkembangan harga minyak mentah utama di pasar internasional.
"Kenaikan yang diakibatkan beberapa faktor yaitu melemahnya nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia sehingga meningkatkan daya tarik komoditas minyak mentah sebagai instrumen investasi," ujar Tim Harga Minyak Indonesia dalam situs tersebut.
Β
Selain itu, meningkatnya perkiraan permintaan minyak mentah dunia oleh beberapa analis pasar minyak seperti IEA dan OPEC. International Energy Agency (IEA) dalam laporan bulanan Oktober 2010 memperkirakan permintaan minyak global untuk tahun 2010 meningkat 2,1 juta barel per hari (2,5%) menjadi 86,9 juta barel per hari dibandingkan tahun 2009, yang dihasilkan dari peningkatan permintaan negara-negara OECD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Peningkatan harga minyak dunia juga disebabkan dilakukannya revisi oleh International Monetary Fund (IMF) mengenai perkiraan pertumbuhan GDP dunia untuk 2010 dari 4,6% menjadi 4,8%, terutama akibat peningkatan pertumbuhan ekonomi di negara-negara OECD.
Β
"Faktor lainnya adalah permasalahan geopolitik yaitu pemogokan kerja di sejumlah pelabuhan minyak utama di Perancis sehingga menganggu suplai minyak mentah dan aktifitas sejumlah kilang di Perancis, Jerman, dan Swiss," papar Tim Harga Minyak Indonesia.
Β
Untuk kawasan Asia Pasifik, peningkatan harga minyak mentah juga dipicu oleh laporan peningkatan Index Pembelian China menjadi 53,8 yang melebihi perkiraan, seiring peningkatan aktivitas pabrik di negara-negara Asia serta peningkatan impor minyak mentah China sebesar 11% menjadi 5,67 juta barel per hari.
Β
Adapun harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional selama bulan September dibandingkan Agustus, sebagai berikut:
- WTI (Nymex) naik US$ 6,43 per barel dari US$ 75,55 per barel menjadi US$ 81,97 per barel.
- Brent (ICE) naik US$ 5,12 per barel dari US$ 78,42 per barel menjadi US$ 83,54 per barel.
- Tapis (Platts) naik US$ 5,83 per barel dari US$ 80,65 per barel menjadi US$ 86,48 per barel.
- Basket OPEC naik US$ 5,24 per barel dari US$ 74,63 per barel menjadi US$ 79,88 per barel.











































