Agus Marto Yakin Rasio Utang RI Bisa Ditekan Hingga 22% di 2014

Agus Marto Yakin Rasio Utang RI Bisa Ditekan Hingga 22% di 2014

- detikFinance
Rabu, 10 Nov 2010 11:57 WIB
Agus Marto Yakin Rasio Utang RI Bisa Ditekan Hingga 22% di 2014
Jakarta - Pemerintah mengklaim utang luar negeri RI terus menunjukkan perbaikan meski jumlahnya kini meningkat menjadi Rp 1.664 triliun. Hal tersebut terbukti dari rasio utang terhadap PDB yang terus bergerak turun dari tahun 2000 yang mencapai 85% sampai saat ini di 27%. Bahkan di 2014 pemerintah bercita-cita menurunkan terus rasio utang terhadap PDB hingga 22%.

Demikian disampaikan Menteru Keuangan Agus Martowardojo dalam pembukaan Investor Summit and Capital Market Expo 2010 di Pacific Place, SCBD Sudirman, Jakarta, Rabu (10/11/2010).

"Loan to GDP pada tahun 2000-an itu mencapai 85%. Nah, sekarang sudah 26-27% dan Insya Allah bisa 22-23% di 2014," tutur Agus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembaikan rasio utang tersebut, menurut Agus didukung  oleh kebijakan fiskal dan moneter yang juga semakin selaras dan baik. "Kita terus lakukan koordinasi antara fiskal dan moneter sehingga semua semakin membaik," katanya.

Bahkan, lanjut Agus, kepercayaan investor juga sudah terlihat sangat optmistis kepada RI. "Ini terlihat dari membaiknya rating agency. Dan kedepan rating telah memberikan sinyal akan menaikan grade RI," tukasnya.

Dan penurunan rasio utang itu dinilai Agus sebagai salah satu indikator perbaikan ekonomi RI. "Ada beberapa faktor membaiknya perekonomian kita, antara lain kita saat ini bertumpu pada permintaan domestik, kemudian investasi yang menjadi rasio pendorong PDB terus meningkat. Serta ada perbaikan neraca dan utang," ujar Agus.

Seperti diketahui, utang pemerintah Indonesia periode Januari-Oktober 2010 tercatat sebesar Rp 1.664,43 triliun atau berarti bertambah Rp 73,77 triliun selama 10 bulan terakhir. Pada akhir tahun 2009, utang Indonesia tercatat sebesar Rp 1.590,66 triliun.

Angka itu juga berarti meningkat Rp 10.84 triliun dalam sebulan, karena pada akhir September 2010  utang Indonesia tercatat sebesar Rp 1.653,59 triliun.

Jumlah utang Indonesia jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun, namun rasio utang terhadap PDB memang menunjukkan penurunan. Hal itu sejalan dengan terus meningkatnya PDB Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, PDB kuartal III-2010 harga berlaku tercatat naik menjadi Rp 1.654,5 triliun,

Berikut catatan utang pemerintah pusat sejak tahun 2000 berikut rasio  utangnya terhadap PDB:

  • Tahun 2000: Rp 1.234,28 triliun (89%)
  • Tahun 2001: Rp 1.273,18 triliun (77%)
  • Tahun 2002: Rp 1.225,15 triliun (67%)
  • Tahun 2003: Rp 1.232,5 triliun (61%)
  • Tahun 2004: Rp 1.299,5 triliun (57%)
  • Tahun 2005: Rp 1.313,5 triliun (47%)
  • Tahun 2006: Rp 1,302,16 triliun (39%)
  • Tahun 2007: Rp 1.389,41 triliun (35%)
  • Tahun 2008: Rp 1.636,74 triliun (33%)
  • Tahun 2009: Rp 1.590,66 triliun (28%)
  • Oktober 2010: Rp 1.664,43 triliun (26%).
 

(dru/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads