Hal ini disampaikan oleh CEO Wal-Mart Asia Scott Price dalam siaran persnya yang diterima detikFinance, Jumat (19/11/2010
"Kegiatan CSR Wal-Mart merupakan bagian tak terpisahkan dari strategi bisnis kami, karena itulah Anda jarang mendengar Wal-Mart bicara soal CSR,” ujarnya.
Menurut Price, program pertanian berkelanjutan Wal-Mart yang baru diumumkan sebagai contoh dari komitmen Wal-Mart. Program tersebut berjangka panjang dan terkait langsung dengan bisnis Wal-Mart.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Price menambahkan melalui pertanian yang berkelanjutan, Wal-Mart sebagai penjual grosir terbesar di dunia menempati posisi unik untuk membuat perubahan besar di bidang produksi pangan.
"Kami melihat ini sebagai peluang untuk menjadi yang terdepan," tambah Price.
Ia menuturkan strategi pertanian berkelanjutan Wal-Mart dibagi menjadi tiga wilayah yang mencakup target-target pendukung spesifik untuk membantu melacak dan melaporkan perkembangannya sebagai bagian dari target bisnis Walmart.
Diantaranya, dalam menciptakan pasar, Wal-Mart akan membantu para petani kecil dan menengah melalui pelatihan, memberikan akses ke pasar dan meningkatkan pendapatan mereka melalui jasa tenaga kerja.
Price menambahkan selama ini, Wal-Mart memiliki salah satu rantai suplai makanan terbesar di dunia, tapi minim pengetahuan tentang sumber daya yang dibutuhkan untuk menghasilkan makanan tersebut.
(hen/qom)











































