Demikian isi jawaban Pertamina kepada Komisi VI DPR yang dikutip detikFinance, Selasa (7/12/2010).
"Sosialisasi lebih banyak terutama menyampaikan kenyataan bahwa tidak ada tabung yang meledak (sesuai data Puslabfor Polri), sosialisasi lanjut tentang pengguna elpiji yang aman, cara rawatΒ kompor dan aksesorisnya, kejadian insiden selama ini banyak berasal dari aksesoris (kompor, regulator, selang dan valve)," demikian isi laporan yang dibacakan Direktur Pemasaran Pertamina Djaelani Sutomo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini Pertamina menyatakan telah menarik 630 ribu tabung elpiji 3 kg yang tidak ber-SNI. Tabung yang ditarik tersebut akan diperbaiki dan diuji ulang sehingga sesuai standar. Sehingga sesuai dengan SNI.
Pertamina mengatakan secara bertahap akan terus menarik tabung elpiji 3 kg yang tidak ber-SNI.
(qom/qom)











































