Naikkan Cukai, Agus Marto Ingin Generasi Muda Stop Rokok

Naikkan Cukai, Agus Marto Ingin Generasi Muda Stop Rokok

- detikFinance
Senin, 13 Des 2010 19:02 WIB
Jakarta - Pemerintah menaikkan tarif cukai rokok 5% per batang di 2011. Pemerintah mengaku ingin secara perlahan mengurangi ketergantungan generasi muda terhadap rokok.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengakui penerimaan negara sebenarnya bisa digenjot melalui kenaikan cukai rokok dibandingkan dengan melakukan penghematan BBM bersubsidi.

"Betul, tahun lalu kita bisa dapat Rp 50 triliun. Tahun ini bisa Rp 60 triliun dan akan kita tingkatkan lagi," ujarnya menanggapi pertanyaan anggota Komisi VII dari F-PDIP Dewi Aryani Hilman yang merekomendasikan pengoptimalan cukai rokok karena hasilnya akan lebih besar dibandingkan penghematan BBM di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/12/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam rapat dengan Komisi VII DPR RI, Agus menegaskan kenaikan cukai tersebut tidak bisa serta-merta dilakukan. Pasalnya, hal tersebut menyangkut banyaknya tenaga kerja yang bergantung hidupnya pada industri ini.

"Peningkatan Rp 10 triliun bisa kita lakukan karena industri rokok menimbulkan bahaya bagi manusia, tetapi industri kebetulan bukan hanya menyumbangkan Rp 60 triliun tetapi jumlah pabrik yang ada, ada 1992 pabrik baik golongan I, II, III dan 5-6 juta tenaga kerja yang diserap dari industri ini," ujarnya.

Untuk itu, terkait kebijakan kenaikan cukai, Agus menyatakan perlunya kehati-hatian agar tidak merugikan pihak industri dan tenaga kerja tetapi juga tidak membahayakan generasi muda.

"Kita akan hati-hati supaya tidak jadi sinyal menginginkan generasi muda menikmati produk yang terkait dengan tembakau," tandasnya.

(nia/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads