"Tahun 2009 ke 2010 naik 28,1% untuk sereal," ujar Menko Perekonomian Hatta Rajasa di Kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (6/1/2011).
Walaupun menunjukkan tren kenaikan, lanjut Hatta, tetapi angka tersebut belum melebihi kenaikan harga pangan dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitupun dengan harga beras. Hatta menilai kenaikan harga beras dalam negeri disebabkan karena kenaikan harga beras dunia.
Β
"Beras ya, dunia terus trennya naik. Kita liat tren itu meningkat jadi tetap pengaruhnya karena pengaruh global. Tapi panen kita 2011 ini baik dan dijaga
dikawal betul," ujarnya.
Ketika ditanya mengenai mulai adanya masyarakat yang tidak lagi makan beras, seperti warga Jepara yang mulai makan tiwul, Hatta enggan berkomentar.
"Hatanya di Jepara sudah makan tiwul karena lebih murah? Apakah ini bentuk diversifikasi pangan?" tanya wartawan.
Hatta hanya tertawa dan berlalu.
(nia/qom)











































