BP, Toyota, Nokia, Masuk 'Daftar Perusahaan Paling Dibenci di AS'

BP, Toyota, Nokia, Masuk 'Daftar Perusahaan Paling Dibenci di AS'

- detikFinance
Jumat, 07 Jan 2011 13:40 WIB
BP, Toyota, Nokia, Masuk Daftar Perusahaan Paling Dibenci di AS
Washington - Siapa saja perusahaan-perusahaan yang paling dibenci di Amerika? Terdapat 15 perusahaan masuk dalam daftar paling dibenci di AS selama tahun 2010.

Mereka dibenci oleh para konsumen, karyawan, pemegang saham dan para pembayar pajak di AS karena sejumlah alasan. Dan website 24/7 WallSt melakukan survei untuk mencari siapa saja yang paling dibenci masyarakat AS.

Untuk menentukan daftar '15 Perusahaan Paling Dibenci AS di tahun 2010', website tersebut mengevaluasi sejumlah perusahaan berdasarkan 6 kriteria.
  1. Opini karyawan dengan menggunakan perusahaan riset Glassdoor dan jasa lainnya.
  2. Mempertimbangkan tingkat imbal hasil kepada pemegang saham dibandingkan dengan keseluruhan pasar dan perusahaan lain dengan sektor yang sama.
  3. Menganalisa data dari sejumlah sumber termasuk laporan konsumen, JD Powe, MSN/Zogby Pool dan University of Michigan American Customer Satisfaction Index.
  4. Mereview perubahan nilai brand berdasarkan data dari Corebrand, Interbrand, dan BranZ.
  5. Mempertimbangkan laporan negatif media berdasarkan analisis di 24/7 Wall St dan indeks Flame.
  6. Pandangan perusahaan oleh para pembayar pajak, kongres, dan pejabat pemerintah.
Beberapa perusahaan diperkirakan masuk daftar dengan melihat kinerja dan persepsi publik selama krisis finansial seperti AIG ternyata tidak masuk. AIG misalnya, meski mendapatkan suntikan dana besar-besaran dari pemerintah, namun dinilai telah melakukan berbagai upaya yang baik seperti menjual aset dan pendapatan yang meningkat sehingga bisa membayar dana talangan ke pemerintah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut daftar '15 Perusahaan Paling Dibenci AS di tahun 2010' yang dirilis 24/7 WallSt dan dikutip detikFinance, Jumat (7/1/2011).

1. American Airlines

Maskapai ini masuk dalam daftar perusahaan yang dibenci karena peringkat layanan konsumennnya yang buruk dan rekam jejak kedatangan pesawatnya yang buruk.

2. Nokia

Nokia memang merupakan produsen telepon seluler terbesar dunia. Namun di AS, reputasi Nokia untuk smartphone dinilai mengerikan. Nokia telah menerima kemungkinan penurunan terburuk dari peringkat Mobile Phone and Smartphone JD Power di 2010 untuk kenyamanan konsumen dalam hal desain fisik, kemudahan operasional dan kenyamanan keseluruhan. Produsen smartphone lain yang memiliki skor yang sama adalah Palm.

3. Toyota

Selama 30 tahun, Toyota dikenal di AS untuk ketahanannya yang melebihi kompetitor domestik lain. Namun reputasi Toyota kemudian ternoda oleh sejumlah kecelakaan yang berhubungan dengan cacat produk, gugatan hukum, dan penarikan massal hingga 8,8 juta kendaraan. Karena berbagai hal itu, pangsa pasar Toyota di AS anjlok dari 18% di 2009 menjadi 15,5% di 2010.

4. Best Buy

Best Buy mendapat peringkat yang rendah dalam beberapa survei baik untuk toko maupun penjualan e-commerce. Survei terakhir oleh Consumerist and Consumer Reports menempatkan Best Buy dalam peringkat terendahnya.

5. Charter Communications

Charter Communications menerima skor terendah dari perusahaan pemeringkat selama 2010. Perusahaan tersebut sudah lema sering menerima keluhan dari para konsumennya terutama berkaitan dengan praktik tagihan yang tidak tepat dan layanan konsumen buruk.

6. Citigroup

Citigroup turun ke titik terendah berdasarkan survei kenyamanan konsumen sejumlah bank, terutama kinerjanya secara umum yang buruk. Citigroup menerima peringkat buruk dari Zogby dan American Customer Satisfaction Index.

7. AT&T

AT&T telah berhubungan dengan berita-berita yang negatif terutama berkaitan dengan buruknya layanan 3G.

8. Bank of America

Bank of America juga menerima skor yang buruk dari sejumlah jajak pendapat tentang kenyamanan konsumen dari Zogby/MSN dan mendapat peringkat sebagai bank paling buruk. Konsumen terutama mengeluhkan tingginya fee, meskipun itu adalah respons yang umum untuk sejumlah perusahaan jasa finansial. Bank of America juga menerima sejumlah pemberitaan buruk terutama berkaitan dengan bailout.

9. Dell

Toko elektronik Dell tercatat memiliki kinerja terburuk dibandingkan peritel online lainnya. Rating terbaru oleh Consumer Reports bukan kepalang. Ketahanan laptopnya menempati peringkat terakhir berdasarkan frekuensi perbaikan yang dibutuhkan dan kerusakan serius lainnya.

10. Dish Network


Dish Network baru-baru ini menerima peringkat buruk dari MSN/Zogby, dan layanan Dish Network dinilai buruk. Konsumen seringkali dibuat emosi atas apa yang disebut sebagai 'kejutan' Fee dari Dish Network.

11. Johnson & Johnson

Repiteasi Johnson & Johnson secara buruk terpengaruh oleh penarikan sejumlah produknya termasuk Tylenol, Motrin dan Rolaids.

12. McDonald's

McDonald's dinilai sebagai gambaran bagi makanan tidak sehat di AS. Seiring permintaan perbaikan kualitas dan kalori yang lebih rendah meningkat, McDonalds pun masuk dalam perusahaan yang paling sering dikritik. McDonald's masuk dalam 10% paling rendah dari American Customer Satisfaction Index.

13. United Airlines

Pada tahun 2010, American Customer Satisfaction Index mencatat UA menerima skor 60, terendah yang diterima oleh perusahaan dari seluruh industri.

14. BP

BP Plc jelas masuk dalam perusahaan yang paling dibenci masyarakat AS, terutama terkait tragedi tumpahan minyak terburuk dalam sejarah AS. Penelitian terbaru menunjukkan perusahaan itu telah menerima pemberitaan buruk lebih banyak pada tahun 2010 dibandingkan perusahaan lain manapun.

15. DirecTV

DirecTV menerima skor 68 untuk American Customer Satisfaction Index, turun 4,2% dibandingkan skor tahun lalu. Perusahaan direct broadcast satellite sering menerima komplain dari pelanggannya karena sejumlah alasan. (qom/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads