Pemerintah Usul Tak Ada Kenaikan Harga BBM Tahun 2005

Pemerintah Usul Tak Ada Kenaikan Harga BBM Tahun 2005

- detikFinance
Senin, 17 Mei 2004 16:03 WIB
Jakarta - Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2005, pemerintah mengusulkan tidak ada kenaikan harga BBM pada tahun 2005. Namun keputusan mengenai hal tersebut diserahkan kepada pemerintahan mendatang."Kita usulkan tahun 2005 tidak ada kenaikan harga BBM. Tapi kita serahkan kepada pemerintah yang akan datang apakah akan mengurangi subsidi atau tidak," kata Kepala Badan Analisa Fiskal Departemen Keuangan sebelum rapat dengan Panitia Anggaran DPR di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/5/2004).Dalam RAPBN 2005, pemerintah mematok harga minyak pada kisaran US$ 22-25 per barel dan pertumbuhan ekonomi 5-5,5 persen. Namun berapa angka pastinya,menurut Anggito, masih akan ditentukan dalam rapat pleno antara pemerintah dan DPR akhir pekan ini.Terkait rendahnya asumsi harga minyak jika dibandingkan dengan harga minyak dunia saat ini yang mencapai US$ 41 per barel, Anggito menyatakan, pemerintah memang selalu mengambil kisaran harga yang aman.Alasannya, hal itu terkait dengan bagi hasil yang akan diberikan kepada daerah. "Kalau sudah ditetapkan terlalu tinggi, nanti kalau harganya rendah lagi, susah untuk membagi hasil ke daerah-daerah," jelas dosen Fakultas Ekonomi UGM tersebut.Ditambahkan Anggito, pemerintah menilai harga minyak pada kisaran US$ 41 per barel hanya bersifat temporer karena terkait dengan kondisi regional saat ini, dimana banyak ketidakpastian perekonomian AS.Namun pada tahun depan, lanjut dia, diperkirakan harga minyak akan membaik karena berkurangnya sejumlah risiko seperti perang Irak yang sudah selesai, produksi minyak Venezuela yang kembali normal dan membaiknya perekonomian dunia. "Jadi semua ini akan mengkoreksi kecenderungan harga yang anomali akhir-akhir ini," tambah dia. (ani/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads