Demikian disampaikan Chairul Tanjung ketika ditemui usai acara Bank Mega Costumer Gathering dan Perbincangan Outlook Ekonomi 2011 di Menara Bank Mega, Jakarta, Rabu (23/2/2011).
"Kita akan terus mengembangkan Carrefour menjadi lebih besar lagi dengan menambah outlet. Sebenarnya outlet kita bisa mencapai 100 dalam waktu yang tidak terlalu lama kan sudah 80. Nah di 2011 kita berharap bisa atau ya paling nggak awal 2012 lah," papar Chairul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan mulai membuka minimarket dengan konsep berbeda selama ini. Jangan tanya gimana, tetapi tunggu tanggal mainnya di tahun ini," ungkapnya.
Kartu Belanja Carrefour Dialihkan ke Bank Mega
Untuk memperluas pengembangan Carrefour, Chairul mengatakan pihaknya akan mengadakan co branding kartu kredit dan kartu belanja dengan Bank Mega. Selama ini, Carrefour telah bekerja sama dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA).
"Jadi pada 1 April 2011 nanti ada kartu Bank Mega-Carrefour melalui co-branding. Semula kan BCA, nah sekarang akan menjadi Bank Mega," tuturnya.
Kemudian, lanjut Chairul pihaknya akan melakukan konversi kepemilikan kartu kredit BCA-Carrefour menjadi Bank Mega-Carrefour. Melalui konversi tersebut maka seluruh portofolio kredit yang diberikan BCA akan menjadi milik Bank Mega.
"Kita sudah ada pembicaraan dengan BCA secara baik-baik, semua portofolio yang ada di BCA itu kalau tidak ada halangan didalam waktu yang tidak terlalu lama akan di-convert," jelasnya.
Diharapkan, setelah adanya konversi maka jumlah pemegang kartu kredit Bank Mega menjadi sebanyak 1 juta nasabah.
Seperti diketahui, pada tahun 2010 lalu, Chairul Tanjung melalui kelompok usahanya, Trans Corp membeli 40% saham PT Carrefour Indonesia senilai US$ 300 juta atau lebih dari Rp 3 triliun. Salah satu orang terkaya di dunia itu membeli Carrefour dari dana pinjaman sejumlah sindikasi bank seperti Credit Suisse, Citibank, JP Morgan, dan ING. Akuisisi itu dilakukan Trans Corp melalui PT Trans Ritel, sebuah anak perusahaan Trans Corp di bawah Para Group.
Setelah akuisisi oleh Trans Corp ini, maka komposisi pemegang saham PT Carrefour Indonesia adalah Trans Ritel (40%), Carrefour SA 39%, Carrefour Netherland BV 9,5%, dan Onesia BV 11,5%.
(dru/qom)










































