Demikian disampaikan oleh Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Murjanto dalam Rapat dengan DPR-RI Komisi V di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/3/2011).
"Tol Sarangan-Tanjung Benoa itu sempat ada masalah mengenai pembebasan lahan, namun saat ini sudah bisa diselesaikan dengan memindahkan proyek di lingkar luarΒ Pulau Bali saat ini ditangani langsung oleh satu konsorsium yang terdiri dari 4 BUMN," ujar Djoko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditempat yang sama Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Ahmad Ghani mengungkapkan segala dokumen mengenai proyek tol tersebut diharapkan selesai di Mei 2011.
"Mengenai pengerjaan proyeknya akan dibantu juga dengan konsultan independen Bappenas. Intinya proyek ini kan sudah kita usulkan, tinggal tunggu proses lebih jauh," tambahnya.
Adapun keempat BUMN tersebut yakni Jasa Marga, Pelindo III, Angkasa Pura, dan Bali Tourism Development Corporation. Tol sepanjang 11,4 km ini akan menjadi sarana transportasi yang mendukung APEC Summit di pertengahan 2013 di Bali.
(dru/dnl)











































