33 Feri Terancam 'Nganggur' Disalip Jembatan Selat Sunda

33 Feri Terancam 'Nganggur' Disalip Jembatan Selat Sunda

- detikFinance
Senin, 28 Mar 2011 15:15 WIB
Jakarta - Pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) bakal mematikan bisnis kapal penyeberangan atau feri. Sebanyak 33 feri di Selat Sunda terancam 'nganggur' jika jembatan ini dibangun.

Hal ini disampaikan oleh Dirjen Darat Kementerian Perhubungan Suroyo Alimuso saat rapat dengan Komisi V DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/3/2011).

"Saya minta ada solusi atas keberadaan 33 kapal penyeberangan di Pelabuhan Merak–Bakauheni, jika proyek JSS tersebut dilaksanakan. Jangan sampai kasus seperti Jembatan Suramadu yang membunuh usaha feri penyeberangan terulang kembali," ujar Suroyo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suroyo mengungkapkan, pihaknya tidak bermaksud menentang pembangunan JSS yang telah menjadi keputusan Pemerintah ini. Namun ia berharap, dampak negatif dari proyek JSS ini dapat diminimalkan. Termasuk kemungkinan mematikan usaha sektor lain.

Pembangunan JSS ini perlu memperhatikan pola pemanfaatan ruang. Karena nanti kegiatan di Pelabuhan Merak bakal dibatasi, dan ekosistem laut juga bakal terganggu akibat pembangunan jembatan tersebut.

Saat ini, kajian pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) terus dilakukan. Menelan dana hingga Rp 150 triliun, JSS akan menjadi jembatan kedua terpanjang di dunia.

(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads