"Bulan lalu benar-benar menurun ada 6%-8%, hampir semuanya terutama di luar kota," kata Ketua Umum APPBI Stefanus Ridwan kepada detikFinance, Rabu (6/4/2011)
Ridwan menduga faktor daya beli masyarakat yang sedang menurun menjadi penyebab masyarakat enggan berkunjung ke pusat belanja. Selain itu, kondisi curah hujan yang tinggi karena cuaca ekstrem yang melanda banyak wilayah di Indonesia, juga menjadi penyebab orang malas datang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan dari jumlah kurang lebih 200 mal yang ada di Indonesia, rata-rata jumlah pengunjung setiap bulannya sangat variatif. Untuk mal skala besar rata-rata pengunjung bisa mencapai 1 juta orang per bulan, mal skala menengah 600-800.000 orang pengunjung dan mal skal kecil hanya 400.000 orang pengunjung.
Menurutnya penambahan jumlah mal terus bertambah setiap tahun. Misalnya pada tahun 2010 lalu ada empat mal yang telah berdiri di Jakarta yaitu Epicentrum Walk, Grand Paragon Gajah Mada, Cibubur Square dan Mall Gandaria.Β Pada tahun 2011 hanya ada tambahan 3 mal di Jakarta yaitu MT Haryono Square, Kuningan City dan Kota Casablanca.
Pada tahun 2012 diperkirakan pertumbuhan mal di Jakarta akan mengalami kenaikan beberapa mal yang direncanakan akan berdiri di 2012 yaitu Kemang Village, Ciputra World Jakarta, Green Tebet Food Center dan kemungkinan Galeria Glodok atau Citylofts.
(hen/qom)











































