Teror di Freeport Ancam Keamanan Investasi

Teror di Freeport Ancam Keamanan Investasi

- detikFinance
Senin, 11 Apr 2011 17:25 WIB
Teror di Freeport Ancam Keamanan Investasi
Jakarta - Kasus penembakan yang terjadi dalam 2 hari berturut-turut di areal pertambangan emas Freeport di Jayapura Bisa merusak iklim investasi dan usaha di Indonesia.

Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh mengatakan, pemerintah mengecam pelaku penembakan di Freeport pekan lalu. "Saya prihatin dan mengecam. Saya telah menerima laporan dari Freeport pada saat kejadian maupun perkembangannya," ujar Darwin dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (11/4/2011).

Darwin mengatakan, pemerintah telah meminta aparat hukum untuk mengejar dan menindak pelaku teror penembakan misterius tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejak Juli hal ini telah terjadi, beberapa kali kada hening dan muncul kembali. Ini tidak dikehendaki dan tidak bisa dibiarkan. Insya Allah dengan dukungan semua aparat, pelaku dapat ditangkap sehingga pekerja menjadi optimis kembali," tutur Darwin.

Kejadian penembakan ini juga bakal berdampak pada kinerja para pekerja Freeport yang terus menerus diteror rasa takut.

"Yang jelas Menteri ESDM adalah bagian integral yang berkewjiban dan berkomitmen penuh untuk menjaga iklim investasi dan usaha di Indonesia. Kita yakin setiap perusahaan yang kerjakan pegawainya termasuk Freeport sudah tentu menjamin karyawannya untuk segala aspek," kata Darwin.

Pasca penembakan, Darwin mengatakan telah mendapat laporan dari pihak Freeport dan kegiatan pertambangan mulai berangsur normal saat ini.

Seperti diketahui, pada Rabu (6/4/2011) terjadi aksi penembakan misterius di Tanggul Timur antara lokasi E 240 dengan E 236 tambang Freeport. Penembakan tersebut menyebabkan dua karyawan, yakni sopir Abdul simanjutak (42) mengalami luka-luka terkena serpihan kaca pada mata kiri sementara Agus Pata (54) mengalami luka lecet pada punggung.

Esoknya di hari Kamis, kembali terjadi serangan tembakan terhadamobil yang dikendarai petugas Freeport di luar wilayah operasi Freeport di Timika, Papua. Kedua korban meninggal yakni Security Manager PTFI Daniel Mansawan serta Jensub Security PTFI Aris Siregar.
(dnl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads