G-Resources merevisi belanja modal alias capital expenditure (capex) proyek tambang emas di Martabe menjadi US$ 576 juta. Naik US$ 136 juta dari perhitungan sebelumnya tahun lalu sebesar US$ 440 juta.
Atas adanya revisi ini, perusahaan tambang itu berniat untuk memakai pinjaman perbankan sekitar US$ 250 juta. Sisanya, akan diambil dari kas internal perusahaan. Sisa belanja modal yang diperlukan mulai April 2011 sampai berproduksi diperkirakan sebesar US$ 359 juta.
Fasilitas pinjaman yang diajukan berupa pengaturan kredit bergulir tanpa persyaratan lindung nilai (hedging) dan dijadwalkan siap pada Juni untuk ketersediaan penarikan dana di kuartal ketiga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut standar dunia, estimasi biaya operasional proyek Martabe untuk cadangan awal adalah US$ 242/oz, turun dari US$ 280/oz, dengan asumsi rata-rata harga perak US$ 32/oz di kuartal pertama 2011.
"Selama 12 bulan terakhir, dollar AS melemah, sementara harga bahan bakar dan komoditas terus meningkat signifikan. Bersama dengan kenaikan biaya di beberapa bidang, seluruh faktor ini mendorong kenaikan biaya proyek Martabe," kata Vice Chairman G-Resources Owen Hegarty dalam siaran persnya, Rabu (4/5/2011).
Menurutnya, G-Resources telah menerima proposal pinjaman pembiayaan untuk mengisi kebutuhan dana. Ia mengatakan, dengan tren global kenaikan harga emas dan perak, proyek Martabe akan memberikan arus kas yang kuat dan berkelanjutan kepada perusahaan begitu proyek ini mulai berproduksi.
G-Resources melanjutkan program eksplorasi di wilayah Kontrak Karya seluas 1.639 km2. Di 2011, perusahaan mengalokasikan sekitar US$ 15 juta untuk program eksplorasi regional dan wilayah dekat tambang (near mine).
Pada Februari 2011, G-Resources mengumumkan hasil bor yang menggembirakan di Tor Uluala. Hasil penelitian ini menunjukkan potensi penemuan tambahan simpanan emas lain di Martabe.
Sedangkan pada Oktober 2010, G-Resources mengumumkan indikasi sumber daya Ramba Joring di dalam wilayah Martabe. Total sumber daya Ramba Joring adalah 1,23 juta ons emas dan 5,02 juta ons perak. Informasi cadangan awal Ramba Joring akan dirilis waktu dekat. (ang/dnl)










































