Perdagangan RI-Uni Eropa Bakal Melonjak 20%

Perdagangan RI-Uni Eropa Bakal Melonjak 20%

- detikFinance
Rabu, 04 Mei 2011 18:02 WIB
Perdagangan RI-Uni Eropa Bakal Melonjak 20%
Jakarta - Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu yakin total perdagangan bilateral Indonesia-Uni Eropa meningkat 20% pada tahun ini. Meskipun saat ini banyak isu hambatan perdagangan yang melanda kedua pihak.

"Kalau saya optimis targetkan 20%," kata Mari ketika ditemui di sebuah hotel di Jakarta Rabu (4/5/2011).

Ia menuturkan selama triwulan I-2011 total perdagangan bilateral Indonesia dan Uni Eropa telah meningkat 42,2%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Mari, vision group mengusulkan dalam perjanjian di bidang perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa adalah trade in goods. Uni Eropa merekomendasikan 95% penurunan tarif ekspor kedua belah pihak, dengan perencanaan waktu yang berbeda.

"Kita negara berkembang mereka sudah maju jadi dia jauh lebih cepat menurunkannya, kita butuh waktu jauh lebih lama," ujarnya.

Mari menambahkan, Indonesia harus segera meingkatkan pengembangan kapasitas dalam memenuhi standar Eropa. Untuk mengekspor barang ke Eropa dibutuhkan standar yang tinggi, dari sisi teknikal maupun keamanan dan juga standar kesehatan.

"Justru ini akan bantu kita meningkatkan kualitas dari produk kita," tuturnya.

Mari menjelaskan, perdagangan bilateral antara Indonesia dengan Uni Eropa pada 2010 menembus US$ 26,99 miliar. Ini meningkat jauh lebih pesat dibandingkan pada tahun 2009 yang hanya US$ 22,25 miliar.

"Hubungan kita mudah-mudahan akan laggeng dan saling menguntungkan," pungkasnya.

Di tempat yang sama Komisioner Perdagangan Uni Eropa Karel de Gucht menyambut baik hubungan perundingan perdagangan yang terjalin antara Uni Eropa dan Indonesia

"Kami sangat menyabut hangat, ini merupakan suatu dokumen yang sangat ambisius," ujarnya.

Antara Indonesia dan Uni Eropa, menurut Karel, sebenarnya sudah terjalin perdagangan yang sangat kuat dan Eropa pun merupakan investor terbesar di Indonesia.

"Pada saat ini sudah ada perdagangan sangat kuat Indonesia dan Eropa," pungkasnya.

(ade/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads