“Guna menjamin dua hal tersebut, maka sangatlah penting kehadiran SHS (Sang Hyang Seri) Shop ini, yang pertama di Sumatera Selatan dan Bangka-Belitung, sehingga dampaknya ke depan pangan kita terjaga atau terjamin, khususnya di Sumatera Selatan,” kata Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian RI Ibrahim Hasanuddin, saat meresmikan SHS Shop di Jalan Brigjen Hasan Kasim, Palembang, Sabtu (28/05/2011).
Menurut Ibrahim, kebutuhan pangan di Sumatera Selatan, sangatlah besar, sebab saat ini Sumatra Selatan berkembang menjadi daerah industri dan perkebunan besar, sehingga menyerap banyak tenaga kerja yang tentu saja membutuhkan kesediaan pangan yang besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Setiyadi, Direktur Utama PT Arhua Agro Makmur, sebagai pengelola SHS Shop, menyatakan sebelum SHS Shop dibuka, pihaknya sudah mendapatkan pemesanan dari petani sebanyak 1.500 ton benih. Baik benih padi, sayuran, kacang-kacangan, maupun jagung.
“Ke depan kita menargetkan 5.000 ton benih yang tersebar di Sumatera Selatan dalam setahun,” katanya.
Sedangkan Direktur Utama SHS Kaharudin mengatakan, pihaknya akan menyalurkan semua varietas unggul dan terbaru di Sumatera Selatan. “Sebab kita semua bekerja untuk menjaga ketahanan pangan, termasuk para petani di Sumsel, yang kita akan permudah mereka bekerja,” katanya.
Sebagai informasi, SHS merupakan BUMN yang berdiri pada tahun 1971, yang berbasis di Sukamandi Subang, Jawa Barat. SHS merupakan BUMN yang memproduksi benih padi, jagung, kacang-kacangan dan sayuran.
Kapasitas produksi benih SHS sekitar 25.000 ton per tahun. SHS memproduksi benih padi unggul (konvensional) kelas SS maupun ES dengan jumlah varietas sebanyak 25 buah. Beberapa varietas baru yang diproduksi SHS adalah Fatmawati dan Gilirang.
SHS juga melakukan pemurnian dan penjualan benih padi varietas lokal unggulan. Selain memproduksi benih padi unggul konvensional, SHS juga memproduksi benih padi hibrida yakni varietas Makro dan Rokan.
(tw/ang)










































