"Kita sih senang Saratoga bisa masuk ke Mandala. Kita menyambut baik. Paling tidak dimiliki perusahaan Indonesia," ujar Emirsyah usai acara IATA di Sand Expo and Convention Centre, Singapura, Selasa (6/6/2011).
Emir berharap Saratoga bisa mengelola Mandala dengan baik. Saratoga sendiri dikenal sebagai perusahaan profesional. Dimana saat dia masuk ke suatu perusahaan, Saratoga bisa memperbaikinya dengan bagus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanyakan berapa lama suatu perusahaan mempoles perusahaan yang dibelinya kemudian menjualnya lagi, Emir mengaku biasanya akan mempunyai waktu yang lama. "Jadi itu agak panjang. Jadi istilahnya nggak masuk setahun terus keluar lagi," tekannya.
Sebelumnya pemilik PT Saratoga Investama Sedaya, Sandiaga Uno mengaku bersedia masuk ke sektor penerbangan karena meyakini sektor tersebut bisa tumbuh dengan pesat di Indonesia. Sandiaga menilai perekonomian Indonesia tumbuh kuat dengan karakteristik kepulauan dan sangat mendukung untuk berkembangnya industri penerbangan.
Saratoga akan menguasai 51% saham Mandala, Tiger Airways 33% dan sisanya sebesar 16% menjadi milik para kreditur Mandala Airlines. Sandiaga mengaku setidaknya telah menyiapkan minimal Rp 1 triliun agar Mandala bisa stabil dalam beberapa tahun ke depan. Dan dana minimal US$ 20 juta untuk mengaktifkan kembali armada Mandala agar bisa terbang beberapan bulan mendatang.
(gus/qom)










































